NEWS UPDATE :  

Berita

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN OSIS SMAN 1 PREMBUN MASA BAKTI TAHUN 2020/2021

          Pada hari Sabtu tanggal 21 November 2020 SMAN 1 Prembun mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring. Peserta LDK mengikuti kegiatan dari rumah masing-masing. Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus OSIS masa bakti 2020/2021 sebanyak 31 orang. Sedangkan Pengurus Inti OSIS 2019/2020 sebagai panitia pelaksana didampingi Pembina OSIS (kepala sekolah, waka kesiswaan, dan pembina sekbid).  Ada beberapa materi yang disampaikan dalam LDK daring kali ini. Kepala Sekolah, Dra. Badingah, menyampaikan materi kepemimpinan dan Bapak Waluyo Budiman, S.Pd. menyampaikan materi Tata Upacara Bendera.

Persiapannya sudah dilaksanakan sejak bulan Oktober dan baru dilaksanakan di bulan November karena menyesuaikan dengan kondisi Covid-19. Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) dilaksanakan selama 3 jam, yaitu pada pukul 09.00-12.00. LDK dilaksanakan menggunakan aplikasi zoom. Namun, karena aplikasi zoom yang digunakan adalah yang tidak berbayar (gratis) sehingga hanya bisa dilaksanakan selama 40 menit saja, setelah itu end meeting. Sedangkan LDK harus dilaksanakan selama tiga jam. Apabila menggunakan Zoom sampai selesai meeting, dapat memotong penyampaian materi dari pembicara. Dengan demikian, peserta LDK kesulitan karena ketika end meeting harus kembali menekan link yang diberikan. Solusinya yaitu ketika sesi penyampaian materi (lebih kurang dua jam), menggunakan Goggle Meet agar tidak terputus ketika menyampaikan materi. Sedangkan untuk presentasi, menggunakan zoom karena koordinator sekbid telah berlatih bersama inti OSIS untuk mempresentasikan program kerja pada hari sebelumnya.  Acara ini berlangsung dengan lancar.

Tujuan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yaitu:

1.       Melatih kepemimpinan dasar bagi pengurus OSIS SMA Negeri 1 Prembun.

2.       Menumbuhkan sikap tanggung jawab dan disiplin diri terhadap organisasi.

3.       Meningkatkan dan mengembangkan serta memperluas wawasan dalam melaksanakan tugas-tugas kepemimpinan.

4.       Meningkatkan dan memantapkan mutu kepemimpinan.

5.       Meningkatkan kemampuan berorganisasi.

6.       Mengerti dan memahami arti pentingnya suatu organisasi.

7.     Menyusun program kerja tahunan.