NEWS UPDATE :  

Berita

Keamanan dan Ketertiban Terjaga, Karnaval Lancar

Dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-73, Kecamatan Prembun mengadakan kegiatan karnaval yang sudah menjadi tradisi dari tahun ke tahun. Karnaval bertajuk “Kerja Prestasi Untuk Indonesia  Maju” ini berlangsung pada Sabtu, 18 agustus 2018. Karnaval ini diikuti oleh pelajar dari Paud, TK, SD, SMP/MTs, SMA/SMK, Instansi, dan warga Kecamatan Prembun.

Rute karnaval tahun ini memang diperpendek dari tahun lalu. Hal ini untuk mengantisipasi kelelahan yang dialami peserta terutama yang berjalan kaki. Rute karnaval dimulai dari Alun-alun Prembun, lalu ke timur, lalu melewati jalan Bagung-Sembir sampai ke pertigaan Sembir, lalu ke barat sampai kepertigaan Sembir Wadaslintang. Dilanjutkan sampai pertigaan Wadaslintang (lampu merah) dan berakhir di Alun-alun Prembun.

Karnaval melewati jalan utama Prembun dari pertigaan Wadaslintang hingga ke Alun-alun Prembun, sehingga lalu lintas harus tetap dijaga agar aman dan tertib baik bagi peserta karnaval, penonton, maupun pengguna jalan. Oleh karena itu, Kepolisian Sektor Prembun (Polsek Prembun) menerjunkan 15 personil polisi dibantu oleh Banser untuk pengamanan lalu lintas jalan. Kepala Kepolisian Sektor Prembun, Brigadir Sukur Santoso mengemukakan, kepolisian tidak memberlakukan sistem rekayasa lalu lintas khusus. Disampaikan pula kendala yang dihadapi adalah sulitnya memberikan pengertian kepada pengendara agar bisa bersabar.

Karnaval ini diikuti oleh pelajar dari Paud, TK, SD, SMP/MTs, SMA/SMK, Instansi, dan warga Kecamatan Prembun. Peserta antusias mengikuti karnaval, salah satu peserta, Elsa Ayuni Seri, dari SMK Cipta Karya, mengaku bahwa karnaval menyenangkan serta bisa mengenal siswa-siswi dari sekolah lain, serta berpesan agar setiap tahunnya karnaval bisa berjalan lebih baik dari tahun ke tahun. Moh. Athoillah S. H. dari SMA Negeri 1 Prembun juga mengatakan bahwa karnaval melelahkan, tetapi menyenangkan. Karena banyak teman dan berpesan agar jika membeli makanan atau minuman sampahnya sebaiknya dibuang di tempat sampah.

Tak hanya peserta, masyarakat sangat antusias dalam karnaval ini. Salah satunya Ibu Mursiati mengaku terhibur dengan kegiatan ini serta berpesan agar terus dilakukan dari tahun ke tahun. Karnaval juga memberi dampak baik bagi pedagang karena mereka dapat menambah omset penjualan dibanding berjualan di hari-hari biasa.


By Team Jurnalistik