NEWS UPDATE :  

Berita

Studi Banding OSIS SMA Negeri 1 Prembun ke SMA Negeri 7 Purworejo

Kamis (16/01), SMA Negeri 1 Prembun melaksanakan program melakukan studi banding ke SMA Negeri 7 Purworejo. Studi banding diikuti pengurus OSIS SMA Negeri 1 Prembun. Studi banding merupakan program OSIS yang dilakukkan setiap dua tahun sekali.

Rombongan Pengurus OSIS SMA Negeri 1 Prembun berangkat menuju SMA Negeri 7 Purworejo pukul 08.00 WIB. Sebanyak 31 pengurus OSIS dan 6 guru pembimbing ikut berpartisipasi pada studi banding tersebut. Studi banding ini bertujuan untuk mempelajari program-program yang ada di SMA Negeri 7 Purworejo serta bersilaturahmi dengan sekolah tersebut.

Ada banyak hal yang dipelajari Pengurus OSIS SMA Negeri 1 Prembun selama berada di SMA Negeri 7 Purworejo. Terdapat perbandingan antara program OSIS di SMA Negeri 1 Prembun dengan SMA Negeri 7 Purworejo yaitu sebagai berikut.

  1. Kegiatan OSIS SMA Negeri 7 Purworejo sudah terjadwal sejak awal Serah Terima Jabatan (STJ), sedangkan di SMA Negeri 1 Prembun harus menunggu persetujuan baru dapat dilaksanakan.
  2. OSIS SMA Negeri 7 Purworejo sudah bekerja sama dengan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) dengan pembagian tugas anggota OSIS sebagai pelaksana dan anggota MPK bertugas mengevaluasi kegiatan yang dilakukan oleh OSIS, sedangkan OSIS dan MPK SMA Negeri 1 Prembun  memiliki tugas sendi-sendiri.
  3. Sekbid 1 SMA Negeri 7 Purworejo memiliki Surat Kerja (SK) yang mengurusi di setiap bidang agama, seperti Islam, Kristen, dan lain lain. Sedangkan di SMA Negeri 1 Prembun sekbid 1 hanya memiliki SK yang mengurusi di bidang Agama Islam.

Perbedaan program sekolah:

1. Ketertiban lebih ketat, seperti adanya pemeriksaan atribut siswa sebelum masuk ke sekolah.

2. Handphone tidak boleh dioperasikan saat jam pelajaran, handphone dimasukkan di loker kelas dan dikunci, keculi pada jam tertentu untuk mendukung proses pembelajaran. Handphone yang ada di loker  dapat di ambil kembali pada saat jam pulang pulang sekolah.

3. Area parkir lebih besar dan luas, serta pemisahannya berdasarkan merek motor. Untuk kelas X belum diperbolekan mengendarai motor sedangkan XI dan XII diperbolehkan dengan syarat atribut kendaraan lengkap.

4. SMA Negeri 7 Purworejo sudah menggunakan fingerprint untuk mengabsen siswanya.

5. Adanya jam ke-0 pukul 06.30 WIB pada kelas tertentu dengan dimulainya kegiatan pembelajaran.

6. Wajib menggunakan jam tangan warna hitam.

7. Adanya inspeksi dadakan (sidak) yang hanya diketahui oleh pembina.

Persamaan program sekolah:

1.       1. Masuk pukul 06.45 WIB.

2.       2. Adanya literasi yang berakhir pukul 07.00 WIB.




Team Jurnalistik