SMA Negeri 1 Prembun mengadakan kegiatan
outdoor study ke Bali bagi siswa kelas XI. Kegiatan ini berlangsung selama 5
hari. Pada hari Sabtu ( 22/10) tepatnya pukul 08.00 WIB berangkat dari sekolah
menuju Bali. Rombongan melakukan perjalanan selama 22 jam dan tiba di Pelabuhan
Gilimanuk, Melaya pukul 06.00 WIB, Minggu (23/12). Setiba di Bali rombongan
mendapatkan sedikit hambatan karena ada banjir bandang yang mengakibatkan
sedikit terlambatnya sampai ke objek yang akan dikunjungi. Objek pertama yang rombongan
kunjungi yaitu Bedugul, Setelah waktu kunjungan ke Bedugul, perjalanan
dilanjutkan ke Joger. Setelah ke Joger, rombongan melanjutkan ke Tanah Lot,
lalu ke tempat oleh - oleh yaitu Cening Bagus sekaligus makan malam. Pukul
23.30 WITA rombongan tiba di hotel untuk beristirahat.
Pada hari Senin (24/12), rombongan bersiap
- siap melanjutkan perjalanan ke tempat - tempat wisata, sebelumnya sarapan
dahulu di hotel dan setelah itu rombongan berangkat pukul 07.00 WITA. Pertama rombongan
mengunjungi Tanjung Benoa. Disana pengunjung dapat berkunjung ke Pulau Penyu
dengan menaiki perahu mesin. Setelah itu rombongan melanjutkan ke Pantai
Pandawa. Setelah selesai makan siang, rombongan menuju ke Taman Wisata Garuda
Wisnu Kencana (GWK) yang terletak di Bukit Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten
Badung yang disebut-sebut sebagai ikon pariwisata Bali masa depan untuk menarik
kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri.Di tempat ini terdapat tiga patung,
yaitu Patung Garuda, Patung Dewa Wisnu, dan Patung Kencana. Tinggi Patung GWK direncanakan
setinggi 121 meter mengalahkan Patung Liberty di Amerika Serikat yang memiliki
tinggi 93 meter. Dari tinggi total 121 meter, ketinggian patung 75 meter, dan
ketinggian penyangga 45 meter, sedangkan lebar bentang sayap Garuda 64 meter,
material kulit patung adalah campuran tembaga dan kuningan, berat kulit patung
900 ton, berat struktur baja 2.000 ton, dan menggunakan 21.000 batang
baja.Patung ini telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo Sabtu, 22 September 2018 memuji keberadaan
patung yang dibuat Nyoman Nuarta bersama PT Alam Sutera Realty Tbk. Rencananya
tahun ini sudah
dapat memasuki dua lantai yang terdapat di dalam tubuh patung GWK.Dua lantai
tersebut rencananya akan mulai dibuka untuk umum pada Februari 2019. Namun
mengenai tanggal pembukaannya, belum dapat dipastikan.Nantinya wisatawan dapat
melihat berbagai penjelasan seputar seniman dan pihak-pihak lain di balik
pembangunan GWK serta dapat menyaksikan berbagai peragaan mengenai proses
pembangunan GWK. Selain itu di lantai ini terdapat balkon yang menghadap ke
arah utara dan selatan yang menampilkan pemandangan Bali yang cantik.Sebagai
informasi, GWK Cultural Park buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 22.00
waktu setempat.Tarif masuknya Rp 80.000 untuk turis domestik dan Rp 60.000
untuk pelajar dan anak-anak. Sementara untuk turis mancanegara tarif masuk Rp
125.000 untuk dewasa dan Rp 100.000 untuk anak-anak.
Selanjutnya rombongan melanjutkan
perjalanan ke Pantai Kuta, namun rombongan tidak dapat ke Pantai Kuta hari itu
karena sudah terlalu sore dan ditambah dengan kurangnya kendaraan yang akan
kami gunakan menuju Pantai Kuta. Rombongan tidak bisa langsung tiba di Pantai
Kuta dengan bus yang rombongan gunakan sehingga harus parkir terlebih dahulu di
depan Toko oleh-oleh Krisna disambung dengan mini bus menuju ke Pantai Kuta.
Pada akhirnya para pemandu wisata rombongan memutuskan untuk tidak ke Pantai
Kuta hari itu juga. Untuk mengganti objek wisata itu diganti dengan berbelanja
di toko oleh-oleh Krisna sehingga objek wisata Rumah Adat Galuh tidak rombongan
kunjungi. Setelah asik berbelanja oleh-oleh, rombongan kembali ke hotel untuk
beristirahat dan bersiap-siap untuk check out besok pagi.
Selasa (25/12), rombongan bersiap untuk check
out dari hotel. Rombongan mengunjungi Pantai Kuta sebelum rombongan ke
Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Melaya. Di Pantai Kuta rombongan menikmati
keindahan pantai yang berpasir putih itu. Setelah puas menikmati keindahan
pantai, rombongan langsung menuju ke Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk untuk
menyeberang ke Pulau Jawa. Setelah sampai rombongan menuju ke kapal dan hanya
membutuhkan satu jam untuk menyeberang ke Pulau Jawa. Akhirnya rombongan sampai
di Pelabuhan Ketapang dan melanjutkan perjalanan pulang ke kota tercinta. Rombongan
sampai di SMA Negeri 1 Prembun pukul 06.00 WIB, Rabu (26/12).
Teamjurnalistik